1. Artikel     →
  2. Praktek Baik Implementasi WPS di…

Praktek Baik Implementasi WPS di Desa Damai Wahid Foundation Menarik Perhatian Negara-Negara Asean

Sejumlah perwakilan negara-negara Asean dan beberapa perwakilan dari Australia dan juga Amerika Serikat yang terdiri dari jajaran duta besar dan masyarakat sipil yang  tengah mengikuti ASEAN on Women, Peace, and Security (WPS) Summit 2023  atau Forum Tingkat Tinggi Perempuan, Perdamaian dan Keamanan atau Women, Peace, and Security (WPS) High Level Meeting 2023  di Yogyakarta terlihat mengunjungi Peace Village atau Desa Damai besutan Wahid Foundation bersama UN Women yang terletak di Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta pada Rabu, (5/07/2023). 

Kunjungan tersebut menurut Indra Gunawan, Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang bertindak sebagai penyelenggara ASEAN on Women, Peace, and Security (WPS) Summit 2023 bertujuan untuk mempelajari bagaimana masyarakat sipil seperti Wahid Foundation mampu mengimplementasikan amanat Resolusi 1325 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait dengan WPS (Women, Peace and Security) di tingkat lokal yang telah diratifikasi dalam konteks nasional oleh Indonesia ke dalam Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial (RAN P3AKS).

“Kunjungan ini kami harapkan bisa menjadi ajang untuk saling bertukar pengalaman dan perspektif bagaimana peran masyarakat sipil seperti Wahid Foundation bisa berkontribusi dalam implementasi WPS sekaligus mengimplementasikannya dalam bentuk praktik baik Desa Damai,” ujar Indra dalam sambutannya.

Lebih lanjut, kunjungan tersebut menurutnya masih merupakan bagian dari rangkaian kegiatan  ASEAN on Women, Peace, and Security (WPS) Summit 2023 sehingga kunjungan tersebut secara resmi merupakan agenda yang direkomendasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk memperkenalkan praktek-praktek baik yang diinisiasi oleh masyarakat sipil sebagai upaya membangun partisipasi dan keterlibatannya dalam proses implementasi WPS di Indonesia.

Yenny Wahid Direktur Wahid Foundation menyatakan sangat berterima kasih kepada seluruh delegasi yang telah berkunjung ke Desa Damai. Menurutnya, Wahid Foundation mempunyai keinginan kuat untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk menciptakan keamanan dan perdamaian di tengah masyarakat melalui inisiatif Desa Damai.

“Program Desa Damai yang sudah kami mulai sejak 2017 bersama UN Women. Ini merupakan keinginan yang kuat dari kami untuk bisa berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional yang berwujud inovasi dan inisiatif untuk menciptakan keamanan dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat.” ungkapnya.

ASSOCIATED WITH