1. Publikasi     →
  2. Menyibak Dampak Melihat Jejak: Laporan…

Menyibak Dampak Melihat Jejak: Laporan Forum Refleksi Satu Tahun Implementasi RAN PE

Sejak ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Januari 2021 dan diluncurkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Juni 2021, Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (selanjutnya disebut RAN PE), telah berumur setahun lebih. Sekretariat Bersama (selanjutnya disebut Sekber) RAN PE mempublikasikan laporan pelaksanaannya pada Januari 2022 (Sekber RAN PE, 2021). Laporan setebal 79 halaman itu berisi empat bagian pokok: capaian, kendala dan hambatan, lesson learned (hikmah pembelajaran), serta peluang dan tindak lanjut (Sekber RAN PE, 2021).

Pelaksanaan tahun pertama ini memiliki bobot kuat bagi para pelaksana dalam membangun fondasi aksi dan tangga pengetahuan. Ia juga menjadi kesempatan para pelaksana menunjukkan kepada publik akan relevansi RAN PE mengatasi ancaman ekstremisme kekerasan, berbagi pengalaman tentang tantangan yang mereka hadapi, sekaligus menjawab berbagai kekhawatiran dan kritik atas RAN PE.

Sebagai bagian dari masyarakat sipil, Wahid Foundation berkepentingan untuk berpartisipasi dalam mengembangkan rumusan pembelajaran RAN PE 2021. Partisipasi dan kontribusi itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Refleksi Satu Tahun Implementasi RAN PE: Praktik Baik, Peluang dan Tantangan Implementasi, 22 April 2022 di Hotel JS Luwansa Jakarta. Forum ini dinilai memberi ruang pemerintah dan organisasi masyarakat sipil merumuskanpembelajaran terpetik dari implementasi RAN PE satu tahun terakhir. Kertas Laporan ini disusun untuk merekam dan mendokumentasikan informasi, data, dan gagasan pokok yang berkembang dalam forum tersebut.


Download Laporan Diskusi Implementasi RAN PE (pdf)

ASSOCIATED WITH