1. Publikasi     →
  2. Macron, Prancis dan Koradikalisasi. Bagaimana…

Macron, Prancis dan Koradikalisasi. Bagaimana Merespons?

PIDATO Presiden Macron pada 2 dan 21 Oktober 2020 melahirkan gelombang protes di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Selain protes dan kecaman, aksi protes di Indonesia menyerukan gerakan boikot produk-produk Prancis.

Di antara isi pidato pendiri gerakan En Marche! (Maju!) itu adalah pembelaannya terhadap prinsip Laïcité atau sekularisme Prancis, menyebut Islam tengah mengalami krisis, dan menyatakan “separatisme Islamis” sebagai aktor dari aksi-aksi kekerasan di Prancis seperti pembunuhan Samuel Paty, seorang guru Sejarah dan Geografi yang dianggap menghina Nabi Muhammad. Pernyataan itu dinilai menghina Islam.

Diskusi bertajuk “Peristiwa Prancis dan Ko-Radikalisasi” pada Sabtu, 14 November 2020 pukul 15.00- 17.00 WIB lewat aplikasi dalam jaringan (online) mendapat informasi dan analisis lebih dalam tentang Pidato Macron dan konteks sosial-politik Prancis. Informasi dan analisis ini akan membantu publik di Indonesia dalam memahami dan sikap yang tepat dalam merespons kasus internasional ini. Tulisan ini disusun dan dikembangkan dari hasil dan diskusi yang berkembang dalam Diskusi tersebut.

Selengkapnya Download Macron, Prancis, dan Koradikalisasi

ASSOCIATED WITH