1. Artikel     →
  2. Warga Serut, Bantul Peringati Hari…

Warga Serut, Bantul Peringati Hari Perdamaian Dunia

Yogyakarta - Ribuan warga Dusun Serut, Desa Palbapang, Bantul, Yogyakarta merayakan International Day of Peace 2016 dengan “Gebyar Kampung Semanak”, Jumat (30/9) petang hingga malam. Ragam seni budaya menjadi ciri khas perayaan hari perdamaian dunia yang diselenggarakan Wahid Foundation bersama sejumlah komunitas ini.

Ibu-ibu petani, pelajar, kelompok pemuda tampak bersuka cita merayakan hari perdamaian ini. Mereka berjalan mengikuti karnaval mengelilingi dusun dengan riuh suara kentongan dan klotokan (permainan bunyi-bunyian tradisional). Drum band dengan penampil anak-anak sekolah dasar, barisan dolanan kampung, choir tembang Jawa dan kereta kuda ikut meramaikan.

Puncak “Gebyar Kampung Semanak” itu ditandai ragam tarian tradisional dan atraksi, mulai gejok lesung, tari Turonggo, tari Ratoh Duek (khas Aceh), pencak silat. Hadroh dan Teater Anak Pekok juga mengisi kecerian itu.

Panitia “Gebyar Kampung Semanak”, Agustina, mengatakan warga Dusun Serut telah mempersiapkan acara ini dengan baik. Partisipasi warga dusun menjadi kunci.

“Ada beberapa komunitas yang terlibat dalam acara ini. Ada Anak Wayang Indonesia, Gerakan Mari Berbagi, Karang Taruna Serut. Tapi, partisipasi wargalah yang membuat peringatan hari perdamaian dunia di Serut ini menjadi istimewa,” ujar Agustina.

Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid, mengatakan International Day of Peace 2016 ini berbeda dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya. “Kalau tahun-tahun sebelumnya kami menggandeng artis besar di Jakarta, tahun ini kami mengajak warga desa. Dengan momentum ini, mari kita jadikan desa sebagai barisan terdepan untuk menyuarakan perdamaian,” ujar putri KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

“Mari kita suarakan perdamaian. Mulai dari sini, mulai dari Dusun Serut. Untuk perdamaian Indonesia, untuk perdamaian dunia,” ujar Yenny. [ai]

PARTNERSHIP