1. Artikel     →
  2. Wahid Foundation Gandeng Ulama NU…

Wahid Foundation Gandeng Ulama NU Petakan Radikalisme dan Intoleransi

Jakarta – Radikalisme dan intoleransi telah menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama. Meski kerap mengklaim sebagai bentuk dari pelaksanaan ajaran agama, nyatanya radikalisme dan intoleransi justru bertentangan dengan semangat utama agama. Karenanya, menggandeng ulama-ulama NU, WF berencana menggelar FGD (Focus Group Discussion) bertajuk Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme di Indonesia.

Kegiatan yang akan dihelat di hotel Harris, Tebet Jakarta ini dimaksudkan sebagai bagian dari persiapan untuk musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar pengurus besar nahdlatul ulama pada 23 November mendatang. Dikatakan oleh senior officer bidang capacity building Wahid Foundation, Hafizen, kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari para alim ulama terkait pencegahan radikalisme dan intoleransi.

“Diskusi ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dari ulama-ulama NU terkait pemetaan masalah, peran dan strategi ulama dalam pencegahan intoleransi dan radikalisme di Indonesia,” ungkapnya di Griya Gus Dur, sore ini, Rabu (15/11/17).

Hasil FGD ini akan diserahkan ke Komisi Rekomendasi pada musyawarah nasional alim ulama dan konfrensi bbesar Nahdlatul Ulama mendatang dalam upaya pengayaan wacana dan penajaman perspektif tentang fenomena intoleransi dan radikalisme di Indonesia.

FGD ini juga diharapkan mampu mendorong peran strategis NU sebagai Organisasi Keagamaan Moderat di Indonesia dalam pencegahan Intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 30 orang Ulama dan Intelektual Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah, serta menghadirkan Prof. Irfan Idris (Direktur Deradikalisasi BNPT) dan KH Yahya Cholil Staquf (Katib Aam PBNU). (An/UCAnews)

PARTNERSHIP