1. Artikel     →
  2. Sebarkan Narasi Damai, WF Gandeng…

Sebarkan Narasi Damai, WF Gandeng Komunitas Kreatif

JAKARTA - Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid menyampaikan bahwa hari ini pihaknya mengundang beberapa lembaga untuk diajak kerjasama merealisasikan berbagai program yang bertujuan untuk menyebarkan pesan damai di berbagai daerah.

Seluruh peserta yang hadir diyakini adalah orang-orang atau lembaga yang memiliki frekuensi yang sama dengan Wahid Foundation untuk menangkal paham radikal dan intoleran yang saat ini sedang menjadi persoalan berbagai negara termasuk Indonesia.

"Kita cuma mau menyatukan temen-teman yang punya kepedulian sama ingin melakukan upaya-upaya untuk menebarkan pesan-pesan toleran dan perdamaian secara lebih sistematis. Karena selama ini kan banyak yang gelisah tapi tidak tahu harus melakukan apa," kata Yenny Wahid dalam sebuah pertemuan "Induksi Peserta Kompetisi Concept Note Toleran - Tolak Ujaran Kebencian" di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).

Ia menyampaikan bahwa sejauh ini kelompok-kelompok penyebar paham radikal dan intoleran sangat masif ketika menjalankan misinya, bahkan hampir seluruh lini sudah coba mereka kuasai. Sementara kelompok-kelompok toleran dan moderat justru masih terkesan belum banyak melakukan tindakan pencegahan dan perlawanan.

Untuk melakukan hal itu, Wahid Foundation yang juga sangat concern dalam mengkampanyekan narasi damai dan toleran kepada masyarakat luas tersebut merasa perlu mengajak stakeholder lainnya.

"Kita tahu persoalan ini tidak bisa dijawab oleh satu lembaga saja, tetapi harus libatkan semua warga bangsa yang memiliki pemikiran dan semangat yang sama," ujar Yenny.

Lebih lanjut, poin yang diharapkan Wahid adalah agar seluruh stakeholder yang terlibat bisa menjadi perpanjangan tangan khususnya Wahid Foundation untuk menyebarkan narasi damai di lingkungan mereka masing-masing.

Hal ini secara prinsip ditekankan putri kandung Presiden Indonesia ke-4, Almarhum KH. Abdurrahman Wahid, bahwa narasi Islam sesungguhnya adalah perdamaian dan toleransi. Dan inilah yang harus terus disuarakan oleh seluruh stakeholder dan masyarakat Indonesia secara luas.

"Kita berharap bahwa kita bisa berkontribusi menguatkan nilai-nilai lagi, nilai-nilai kebersamaan, nilai-nilai kebhinnekaan, prinsip-prinsip dan identitas sebagai negara yang plural dan toleran," tegasnya. (*)

 

Teks: Ibnu

Foto: Arief

 

PARTNERSHIP