1. Artikel     →
  2. Wahid Foundation Bina Duta Pluralisme…

Wahid Foundation Bina Duta Pluralisme dan Toleransi

CIHIDEUNG – Pesatnya beragam indormasi di dunia maya yang terkesan tidak terkontrol menggerakkan Wahid Foundation membina kaum muda untuk memerangi informasi yang radikal dan memicu perpecahan kebinekaan.

Salah satu upaya yakni dengan menyelenggarakan Training Content Creator untuk mengkampaye Pluralisme dan Toleransi di media sosial.  Agar bisa mengimbangi informasu yang dibaca masyarakat luas di dunia maya.

“Digitalisasi saat ini menjadi arena bagi sebagian orang menshare atau menyebarkan isu-isu intoleran dan lainnya yang berpotensi membuat perpecahan. Untuk itu, kita harus hadapi dengan cara yang sama,” tutur Field Officer Wahid Foundation Tasikmalaya, Dr Fauz Noor dalam training yang digelar Sekretariat Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya, Kamis (8/6).

Menurutnya, pemahaman radikal yang tersebar dengan bebas di dunia maya harus dilawan dengan ideologi. Bukan dengan komentar atau teriakan. Untuk itu, dirinya melatih aktivis mahasiswa Tasikmalaya dalam upaya mengcounter opini atau informasi bohong dengan mengampanyekan pluralisme.

“Untuk Tasikmalaya sendiri dua jenis konten yang akan kita garap yakni membekali para mahasiswa dalam upaya mengcounter informasi tersebut, yakni dengan konten tulisan dan video agar bisa di-share di sosial media,” terangnya.

Training sendiri baru pertaama kali digelar dengan menghadirkan pembicara penulisan jurnalistik dari Redaktur Pelaksana Harian Umum Radar Tasikmalaya M Ruslan Hakim dan pembuatan konten video viral dan Erni Agustian R dkk. Tujuannya, supaya menambah wawasan dan pengetahuan para peserta training tentang kejurnalistikan, metode kepenulisan berimbang dan cara membedakan informasi hoax. “Kita akan teruskan training ini dengan beragam narasumber yang kridebel sehingga saat duta-duta pluralisme dan toleransi dunia maya terjun, maka sudah siao berbekal kemampuan dan wawasan luas,” pungkasnya.

https://www.radartasikmalaya.com/berita/baca/21395/wahid-foundation-bina-duta-pluralisme-dan-toleransi.html

PARTNERSHIP