1. Artikel     →
  2. Serunya Pelatihan Content Creator

Serunya Pelatihan Content Creator

Suasana restoran yang berada di sayap utara hotel Talita Mountain Resort pada Rabu, (26/4) terdengar ramai oleh suara pembicaraan puluhan peserta dan panitia Pelatihan Content Creator untuk Kampanye Puluralisme Wahid Foundation. Masing-masing meja makan di dalam ruangan berukuran sekitar 100 meter persegi tersebut ramai dikerubuni empat hingga enam orang yang terdengar bersemangat oleh pembicaraan sembari menyantap sarapan.

Sebanyak 30 peserta pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari 26, 27 dan 28 April 2017 berasal dari tiga wilayah terpilih; Poso, Tasikmalaya dan Jabodetabek. Sementara, sekitar enam orang panitia berasal dari organisasi penyelenggara yakni Wahid Foundation.

Potret keceriaan tidak hanya tampak di meja makan, namun juga di ruang pelatihan yang berada di lantai dua hotel. Para peserta terlihat membaur dengan peserta dari daerah lain, menunjukkan kebersamaan dan antusiasme peserta yang cukup tinggi dalam mengikuti sesi pelatihan.

“Banyak ilmu baru yang didapat khususnya untuk penguatan isu-isu toleransi. Jadinya kita tau kalau nanti mau nulis (di) blog, bikin caption, agar bisa lebih kuat kontenya,”ujar Fira Tyasning, seorang peserta dari Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (28/4).

Fira juga berharap, kegiatan ini membuat kolektivitas peserta pelatihan meningkat, sehingga dapat menghasilkan kerja-kerja kolektif. Menurut dia, variasi yang dimiliki masing-masing peserta diharapkan bisa melengkapi satu dengan yang lainnya. “Kita punya skill yang berbeda, yang kami harap kedepannnya kalau disatukan ide dan skill-nya bisa jadi karya yang hebat,”ujar dia.

Elva Qolbina, peserta lain yang berasal dari Jakarta mempunya tanggapan tersendiri. Ia mengatakan bahwa kegiatan pelatihan menggembirakan. “Kegiatannya seruu. Kita banyak mendapat informasi baru, mengasah kemampuan juga, selain itu yang paling penting, materi-materinya keren,” ujar Elva.

Sementara itu, kepala program Promoting Pluralisme and Tolerance Wahid Foundation, Anis Hamim mengungkapkan kepuasannya atas penyelenggaraan kegiatan yang berjalan sukses sesuai dengan yang diagendakan. “Alhmadulillah, kegiatan yang kami siapkan sejak lama terselenggara sengan baik dan setiap rangkaian program dalam pelatihan tersebut berjalan sempurna,” ungkap Anis, di Jakarta,

Anis menjelaskan program pelatihan ini sebagai salah satu dari rangkaian program Wahid Foundation yang bertujuan meningkatkan kualitas para content creator, baik secara kualitas karya, dan konsistensi dalam melahirkan karya di media Sosial dan online.

“Jumlah konten positif di media sosial masih kalah jumlah dibanding konten negatif. Sebab itu tujuan utama kita menyelenggarakan pelatihan ini adalah untuk menjadi stimulan agar peserta bersama meningkatkan konten positif demi melakukan kampanye perdamaian bersama-sama,”ujar Anis mantab.

Salah seorang trainer dalam pelatihan, Savic Ali dari NUTIZEN memaparkan sebuah data yang menyebut tingginya akses terhadap situs keislaman yang bernuansa radikal. “Sayangnya situs agama islam yang situs yang beraviliasi dengan gerakan radikalisme, lebih banyak diakses dari pada (situs) yang tidak (beraviliasi dengan gerakan radikalisme),” jelas Savic.

Menurut catatan kegiatan, setelah pelatihan ini, Wahid Foundation memiliki tugas guna melakukan monitoring terhadap perkembangan kemampuan peserta pelatihan dalam melahirkan karya. Monitoring tersebut berguna untuk mengukur evektivitas pelatihan.

Ahmad Rozali

PARTNERSHIP