1. Artikel     →
  2. Kampung Damai di Paris Peace…

Kampung Damai di Paris Peace Forum (Catatan Paris Peace Forum)

“Kampung Damai merupakan inisiasi yang kami lakukan untuk mendorong perempuan untuk lebih kebal dari pengaruh intoleransi dan radikalisme,” kata Yenny Wahid dalam diskusi Women Deliver Peace, Selasa sore (13/11/) di Grande Halle de la Villette, Paris Utara.

Yenny menceritakan kisah tentang seorang ibu yang menjadi dampingan program di Madura Jawa Timur.  Awalnya, kata Yenny, ibu ini merasa tak berdaya menghentikan kekerasan yang sering dilihatnya. Setelah bergabung dan aktif dalam pelatihan dan kegiatan di Kampung Damai, ia bahkan berani melerai dua laki-laki yang tengah berkelahi. “Jika perempuan sudah bersuara dan bertindak, mereka bahkan bisa mendaki gunung,” katanya memberi tamsil.

Bersama Yenny, tiga pembicara lain ikut bergabung untuk berbagi pengalaman dan masukan: Kepala Sosial Link, Gender, Olahraga, dan Pembangunan Agence Franceise de Development Odile Conchou, Direktur Uni Eropa & France One Friederike Riderm,  Direktur untuk Masyarakat dan Perdamaian Komisi Eropa Henriette Geiger. Acara ini dipandu Direktur Program Korber Stiftung Ronja Scheller.

Salah satu isu yang mengemuka dalam forum ini adalah keterlibatan laki-laki. “Tanpa melibatkan laki-laki, program pemberdayaan perempuan seringkali mengalami tantangan,” kata Odile. Meski utamanya menyasar kelompok perempuan, program Kampung Damai juga menyasar laki-laki. Dalam sejumlah kegiatan laki-laki dilibatkan seperti dari pihak pemerintah, tokoh agama, dan para suami. “Kami berusaha melibatkan dengan cara yang tak membuat mereka merasa harga dirinya jatuh,” kata Yenny.

Kepada puluhan orang yang hadir, alumni Universitas Harvard Amerika itu mengisahkan tentang kegiatan 500 ibu-ibu menonton film di bioskop. Mereka membawa serta anak-anak mereka dan suami. Setelah menonton, sebagian ibu meminta para suami bergantian mendampingi anak-anak mereka. “Itu contoh kecil,” kata Yenny.

Henriette menyarankan pentingnya belajar dan berbagi pengalaman dari kegiatan serupa dari berbagai negara lain. Program semacam ini, kata Henriette, bisa menjadi inspirasi dan direplikasi di negara-negara lain.

Saat ini Kampung Damai akan memfokuskan pada sembilan kampung yang sudah menggelar deklarasi. Di antaranya Nglinggi di Jawa Tengah dan Pengasinan Depok di Jawa Barat. Sebelumnya kampung damai sudah menginisiasi sekitar 30 kampung sejak setahun lalu. Program-program yang dikembangkan di sembilan kampung antara lain implentasi minimal satu dari sembilan indikator yang ditetapkan. Para anggota akan dilatih kewirausahaan untuk memasarkan produk-produk bisnis mereka, komunikasi, termasuk kemampuan ikut ambil bagian dalam kebijakan di tingkat desa. [] Alamsyah M Dja’far

PARTNERSHIP